Monthly Archives: October 2008

Hak Cipta

1.Aturan Hak Cipta yaitu untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan “hak untuk menyalin suatu ciptaan”. Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas.

2.Dampak – dampak dari pelanggaran itu sendiri

Jika hasil karya yang melelahkan itu dibajak oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak memberikan hasil apa-apa pada pembuatnya, tentu di kemudian hari orang tersebut enggan untuk menjadi programmer. Atau Bila terjadi pelanggaran tanpa seijin pemilik,mungkin suatu saat si pelanggar akan dikenakan sanksi

Continue reading

Advertisements

Bocah 7 Tahun Bantai Binatang untuk dijadikan mangsa buaya

Seorang bocah berusia 7 tahun menerobos masuk ke sebuah kebun binatang di Australia dan menjadikan sejumlah hewan peliharaan di kebun binatang tersebut sebagai mangsa buaya. Anak laki-laki ini berhasil melompat pagar yang dilengkapi pengaman di kebun binatang Alice Springs Reptile Centre, Australia, Rabu (1/10), sebelum memenuhi keinginannya membunuh hewan peliharaan di kebun binatang itu dan menjadikannya sebagai mangsa buaya.Bocah ini menggunakan batu untuk membantai 3 komodo, termasuk seekor komodo favorit berusia 20 tahun di kebun binatang itu sebelum menjadikannya sebagai umpan bagi ‘Terry’, buaya yang memiliki panjang badan 3,4 meter. Bocah yang seluruh aksinya tertangkap oleh kamera keamanan kebun binatang itu juga melemparkan beberapa hewan peliharaan kebun binatang yang masih hidup ke Terry dari luar pagar yang mengelilingi buaya tersebut.

“Ia mengira apa yang dilakukannya merupakan permainan,” kata direktur Alice Springs Reptile Centre Rex Neindorf. Bocah tersebut telah menewaskan 13 hewan koleksi kebun binatang tersebut seharga 3.000 poundsterling atau sekitar Rp 42 juta.

“Kami khawatir suatu saat nanti semua orang dapat melakukan hal yang sama,” kata Neindorf. Polisi Alice Springs telah berhasil mengindentifikasi bocah yang menetap tak jauh dari lokasi kebun binatang. Namun, polisi tak dapat meringkus anak laki-laki itu karena masih berada di bawah usia 10 tahun atau bebas dari jerat hukum pidana berdasarkan undang-undang yang berlaku di Northern Territory.

“Apapun alasannya, bocah berusia 7 tahun itu benar-benar nakal,” kata Neindorf, yang berencana mengajukan gugatan ke orang tua bocah tersebut. “Jika kita tak dapat menjerat anak itu dengan gugatan hukum, maka harus ada orang yang bertanggungjawab dalam hal ini,” tambahnya. “Sistem keamanan Alice Springs Reptile Centre yang mengandalkan sensor tubuh kemungkinan tak dapat mendeteksi kehadiran bocah itu karena tubuhnya yang terlalu kecil,” jelas Neindorf

credit : berbagai sumber + TVXQINDO


ETIKA DAN MORAL

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan. Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupa­kan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik, dan menghin­dari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.

Macam-macam Etika

Dalam membahas Etika sebagai ilmu yang menyelidiki tentang tanggapan kesusilaan atau etis, yaitu sama halnya dengan berbicara moral (mores). Manusia disebut etis, ialah manusia secara utuh dan menyeluruh mampu memenuhi hajat hidupnya dalam rangka asas keseimbangan antara kepentingan pribadi dengan pihak yang lainnya, antara rohani dengan jasmaninya, dan antara sebagai makhluk berdiri sendiri dengan penciptanya. Termasuk di dalamnya membahas nilai­-nilai atau norma-norma yang dikaitkan dengan etika, terdapat dua macam etika sebagai berikut:

Etika Deskriptif

Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai. Artinya Etika deskriptif tersebut berbicara mengenai fakta secara apa adanya, yakni mengenai nilai dan perilaku manusia sebagai suatu fakta yang terkait dengan situasi dan realitas yang membudaya. Da-pat disimpulkan bahwa tentang kenyataan dalam penghayatan nilai atau tanpa nilai dalam suatu masyarakat yang dikaitkan dengan kondisi tertentu memungkinkan manusia dapat bertin­dak secara etis.

Etika Normatif

Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan apa yang bernilai dalam hidup ini. Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang da­pat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan meng­hindarkan hal-hal yang buruk, sesuai dengan kaidah atau norma yang disepakati dan berlaku di masyarakat.

daftar pusaka : asyilla.wordpress.com